Kepergian Mama
Tepat dihari itu tanggal 16 april 2010 mama pergi meninggalkan kami semuanya. Hidup disaat mama tiada tidak ada seperti dulu yang dirasakan, karna rasanya hilang semua tulang yang ada dibadan rasanya dan semua seperti mimpi. Kesedihan ini tidak bisa diungkapkan sampai sekarang saya yang sudah memiliki anak 3. Sewaktu mama pergi saya masih semester pertama diperkuliahan. Dan saya adalah anak perempuan satu satunya dan memiliki abang dan adik laki-laki, rasanya ingin kucurahkan isi hati tapi apalah daya tidak bisa memeluk abang dan adikku. Hari dan berganti hari semua terasa hampa apalagi papa sudah meniah kembali. Disini rasanya dunia tidak adil karna tidak ada yang bisa gantikan mama, seiring berjalan waktu banyak konflik dikeluarga kami dan kesalahpahaman dan semuanya diimbaskan kesaya anak perempuan satu-satunya. Rasanya hancur berkeping keping disalahkan ayah sendiri dan tidak diperdulikan dan kakak ipar salah paham tehadap saya. Hanya Allah yang Tahu Maha Segalanya, sampa detik ini rasanya ingin memeluk abang sendiripun rasanya hanyalah angan. Dan yang paling kusedihkan didunia ini adikku yang juara Olimpiade waktu sekolah dulu putus asa dan tidak semangat lagi menjalankan kependidikan yang lebih tinggi. Mama sendainya mama ada pasti semua tidak seperti ini, aku rindu padamu mama.Apakah mama disana merindukanku ? .... (bersambung)
Komentar
Posting Komentar